Lash Lift, Cara Baru untuk Melentikkan Bulu Mata

Bulu mata merupakan salah satu bagian tubuh essential khususnya pada wanita. Banyak wanita yang berlomba-lomba untuk memiliki bulu mata yang panjang dan lentik agar terlihat lebih cantik.
Melentikkan dan memanjangkan bulu mata bisa dilakukan dengan pergi ke salon. Jika dahulu hanya ada treatment eyelash extension, kini ada treatment lash lift yang akan membuat bulu mata menjadi lentik dan lebih natural.

Apa Itu Lash Lift?
Dilansir dari Healthline, lash lift adalah metode yang digunakan untuk melentikkan bulu mata agar terlihat lebih panjang dan tebal. Metode lash lift ini akan memberikan kesan mata yang memakai maskara setiap saat.

Masuk ke dalam treatment kecantikan, kini lash lift mulai ramai digandrungi para wanita. Sebab dengan melakukan lash lift bulu mata akan terlihat lentik dan panjang.

Perawatan lash lift ini menggunakan bulu mata asli sehingga akan tampak natural.

Ada dua jenis treatment lash lift. pertama dengan memberikan cairan keratin dan teknik LVL (length-volume-lift).

Prosedur lash lifting ini biasanya cepat dan bisa bertahan hingga 6 minggu. Selain melentikkan, dalam proses lash lift juga bulu mata akan diberikan tinta agar terlihat lebih hitam dan pekat.

Jenis-Jenis Lash Lift
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, ada dua jenis lash lift yang berbeda. Simak perbedaan kedua jenis lash lift di bawah ini.

1. Yumi (Keratin Lash Lift)
Jenis lash lift Yumi ini menggunakan keratin untuk melentikkan bulu mata. Keratin sendiri merupakan protein natural yang ada di rambut dan berfungsi untuk menguatkan juga melembutkan kuku dan rambut.

Penggunaan keratin ini akan memberikan efek semi-permanen dalam melentikkan bulu mata. Proses pengaplikasian treatment keratin lash lift memakan waktu sekitar 45-60 menit.

Treatment ini menggunakan stik silikon untuk meraih efek yang diinginkan.

2. Length-Volume-Lift (LVL) Lash Lift
Berbeda dengan jenis Yumi, metode LVL sama sekali tidak menggunakan keratin untuk treatmentnya. LVL lash lift bekerja untuk melentikkan dan menebalkan bulu mata dari akar.

Pada treatment LVL akan diaplikasikan pelembab, volumizer, dan tinta mata. Prosedur treatment LVL akan memakan waktu hingga 45 menit sampai selesai.

Prosedur LVL dan keratin ini tidak dapat digabungkan. Kamu harus memilih salah satu treatment saja yang ingin diterapkan pada bulu mata.

Efek Samping Lash Lift
Setelah melakukan treatment lash lift pastikan bulu mata terhindar dari air/basah selama kurang lebih 48 jam ke depan. Kebersihan mata juga harus diperhatikan, jangan terlalu banyak menggunakan produk pada mata.

Para terapis biasanya akan memberikan serum khusus bulu mata yang akan menjaga kesehatan bulu mata setelah treatment.

Lash lift merupakan prosedur kecantikan yang tergolong aman, namun tetap harus dilakukan oleh profesional. Jika treatment yang dilakukan tidak sesuai, maka berisiko tinggi untuk terkena infeksi.

Berikut beberapa tanda yang harus disadari jika treatment lash lift yang dilakukan salah:

Iritasi kulit di sekitar mata
Bulu mata menjadi rontok
Iritasi pada kornea mata
Mata merah dan berair sepanjang hari
Jika mengalami beberapa gejala di atas, segera konsultasikan ke dokter atau pertolongan profesional lainnya.

Itulah penjelasan seputar lash lift yang merupakan cara baru untuk melentikkan bulu mata. Tertarik untuk melakukan lash lift? Kalau kamu tertarik kamu bisa kunjungi Yunbeautybar, Disini kamu bisa melakukan treatment lain selain lash lift, seperti nail gel, eyelash extensions, dan sulam alis.

Scroll to Top